Sabtu, 31 Desember 2011

Kehamilan dengan Penyakit

Tumor Ovarium
- kistoma ovari sering asimptomatik
- kebetulan di dapatkan pada pemeriksan bimanual ---konfirmasi diagnosis dengan USG
- dapat di sertai nyeri perut bawah :
   - saat menstruasi --- endometrioma
   - nyeri akut yang terus menerus--- hati-hati kista pecah atau terpeluntir
- kanker ovarium : tumor membesar cepat, padat, berdungkul, di sertai penurunan berat badan


biasanya para pasien mengajukan 5 pertanyaan penting
1. apa pengaruh kehamilan dengan tumor ovarium?
    - karena pengaruh tingginya esterogen saat kehamilan ukuran kista dapt membesar tapi dapat juga tetap
    - karena terbatasnya cavum abdomen dengan membesarnya uterus, kista dapat pecah atau terpeluntir sewaktu-waktu
    - saat kehamilan terjadi penurunan respon imun sehingga kanker ovarium dapat bertambah progresif (metastase aktif)

2. apa pengaruh tumor ovarium terhadap kehamilan baik ibu maupun bayi?
    - kista tidak mempengaruhi akomodasi/posisi janin dalam kandungan
    - pada kanker terbentuk neovaskularisasi yang berkompetisi dengan aliran uteroplasenta dan meningkatkan kebutuhan oksigen dan nutrisi secara umum

3. apakah terapi yang di berikan mempengaruhi kehamilan?
    - kista yang terdiagnosis dini dengan ukuran > 5 cm sebaiknya di operasi pada UK 18-20 mg
    - pada kanker, di tawarkan kepada ibu apakah ingin melanjutkan kehamilannya dengan resiko progresifitas kanker dan efek kemoterapi terhadap janin

4. bagaimana rencana persalinan?
    - persalinan per abdominam hanya atas indikasi obstetri

5. apakah penderita boleh hamil lagi? jika tidak boleh apa alat kontrasepsi yang aman?
    - pada kista tidak ada kontraindikasi untuk hamil lagi, KB yang aman IUD, bila hormonal pakai yang progesterone only
    - pada kanker ovarium sebaiknya tidak hamil lagi. terapi selanjutnya adalah angkat kandungan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar